StudentOne_ Student One Islamic School kembali membuktikan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda yang peduli alam. Melalui perhelatan SO Inquiry and Discovery 2026, sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif bagi seluruh siswa dari Year 1 hingga Year 6 dengan tema besar: “Harmony Of Nusantara: Embracing The Culture, Preserving The Environment”.

Persiapan menaman
“Kegiatan ini merupakan program edukasi aplikatif yang dirancang untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui praktik langsung. Jadi bukan sekadar teori di dalam kelas,” ujar Zuhrufi Alfaeini, S.Pd., Gr, penanggung jawab kegiatan.
Aksi yang melibatkan seluruh siswa Year 1 sampai Year 6 ini dipandu oleh Tim Adiwiyata Student One bersama tim ahli dari Neragreen Indonesia. Materi isu lingkungan disampaikan melalui diskusi interaktif dan ice breaking yang seru.

Mari menanam pohon
Seluruh rangkaian acara berpusat di lingkungan sekolah, mulai dari area gardening untuk praktik hijau hingga ruang kelas untuk sesi refleksi.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari. Diawali dengan penyambutan oleh wali kelas dan pembiasaan spiritual melalui doa serta shalat Dhuha bersama. Rangkaian acara ditutup setelah shalat Dzuhur dengan sesi refleksi untuk memperkuat pemahaman siswa.
“Edukasi ini bertujuan agar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan sejak dini demi masa depan Nusantara yang lebih baik,” kata Mr. Duta dari Tim Adiwiyata SO.

Melukis tempat sampah
Aktivitas dibedakan berdasarkan jenjang untuk memastikan pengalaman belajar yang tepat sasaran:
- Kelompok Year 1, 2, dan 3: Siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk bergantian melakukan praktik menanam di area kebun sekolah dan melukis tempat sampah secara kreatif.
- Kelompok Year 4, 5, dan 6: Para siswa senior ini terjun langsung belajar pembuatan kompos dari sampah organik serta menanam pohon bunga. Mereka juga berkolaborasi menghias tempat sampah kelas sebagai simbol kreativitas dalam menjaga kebersihan.
Kegiatan ini tidak berhenti saat acara usai. Sebagai tindak lanjut, seluruh siswa bertanggung jawab merawat tanaman mereka melalui jadwal piket rutin dan kegiatan berkebun secara berkala. Melalui langkah ini SO optimis dapat melahirkan pribadi yang kreatif, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.[]